Kategori Artikel : "WARTA PC IPNU IPPNU"

Ketua PC. IPNU Kab Semarang Setelah Penyerahan Penghargaan OKP Terbaik 2017
Ungaran (ipnuippnukabsemarang.or.id) - Pimpinan Cabang Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (PC IPNU) Kabupaten Semarang kembali meraih Piala OKP (Organisasi Kemasyarakatan dan Pemuda) TERBAIK Kabupaten Semarang tahun 2017.

Penghargaan ini datang dari DISDIKBUDPORA Kabupaten Semarang. Pada tahun 2016 OKP terbaik yang terpilih adalah PC IPNU Kabupaten Semarang dan pada tahun ini penghargaan inipun jatuh kepada PC IPNU Kabupaten Semarang hal ini tidak lepas dari peran aktif para pengurusnya dan anggotanya dalam menjalankan roda organisasi. Ketua PC IPNU Kab. Semarang Rekan M. Fahmi Latif menambahkan bahwa dengan suksesnya kita meraih penghargaan dan prestasi OKP terbaik Kab. Semarang ini semoga dapat menambah motivasi dan lebih bersemangat lagi dalam memajukan organisasi.

Dari puluhan OKP di Kabupaten Semarang tentu tidak mudah bagi PC IPNU Kab. Semarang untuk meraih penghargaan OKP Terbaik 2017 hal ini dibenarkan Ketua PC IPNU Kab. Semarang saat ditemui di kediamannya "Benar, tidaklah mudah dalam meraih penghargaan dan prestasi OKP terbaik ini. Selain roda organisasi harus aktif baik dalam kaderisasi maupun dalam menjalankan program kerja yang telah dirancang sebelumnya. 



Pada penghargaan ini PC. IPNU Kab. Semarang mendapatkan bantuan keuangan sebesar Rp. 3.000.000,- dana ini akan digunakan untuk lebih mengaktifkan lagi kegiatan - kegiatan baik ditingkat kabupaten maupun ditingkat kecamatan imbuh Ketua PC IPNU Kab. Semarang. Saat ini kepengurusan IPNU sudah merata di Kabupaten Semarang terhitung 19 kecamatan sudah memiliki PAC (Pimpinan Anak Cabang) yang merupakan kepengurusan IPNU ditingkat kecamatan.  Hal inilah yang menjadi salah satu alasan IPNU Kab. Semarang menjadi OKP Terbaik selain administrasi yang lengkap dan tertata serta keaktifan anggotanya dalam memutar roda organisasi.

Semoga penghargaan ini dan penghargaan serupa nantinya dapat lebih memacu motivasi seluruh OKP di Kabupaten Semarang dalam berjuang untuk kemajuan SDM di Kabupaten Semarang, serta mampu dalam membentengi Kabupaten Semarang dari berbagai serangan dari luar baik ideologi radikalisme maupun hal negatif lainnya.




Reporter : Danang PW
Editor : -


IPNUIPPNUKABSEMARANG.OR.ID - Set Desain Hari Santri 2017 ialah desain-desain atau atribut yang dipergunakan dalam rangka menyambut Hari Santri 2017. Hal ini dimaksudkan agar perwakilan di daerah bisa mendapati keseragaman desain dan atribut untuk peringatan Hari Santri 2017. Hanya tinggal Download dalam website ini.

IPNUIPPNUKABSEMARANG.OR.ID ~ Setelah melalui berbagai tahapan uji coba dan asahan ilmu yang begitu lama, kini tiba waktunya bagi kalian wahai Pelajar Nusantara khususnya Pelajar NU untuk melaksanakan Ujian Nasional yang mana bobot soal dan materinya semakin lebih berat lagi.

Mental jiwa baja penting supaya tetap tegar dan tenang dalam mengahadapi situasi dan kondisi yang menegangkan tentunya. Pelajar NU adalah pelajar yang tidak hanya cukup dengan belajar rajin saja, tetapi selalu menanamkan nilai - nilai perjuangan bagian dari ikhtiar kongkrit mengahadapi ujian, disisi lain masih ada yang lebih penting adalah selalu berdoa kepada Allah SWT supaya apa yang menjadi hajat keinginan bisa dikabulkan oleh-Nya dan satu lagi adalah membiasakan memohon do'a restu dari kedua orang tua, karena Ridho Allah ada pada ridho kedua orang tua jua.


Selamat menempuh Ujian Nasional Tahun 2017 bagi seluruh Pelajar NUsantara. Semoga sukses dengan hasil nilai yang memuaskan.

Barokallah...
Amiin Amiin ya Rabbal Alamiin.

MUCHAMAD FAHMI LATIF 
KETUA PC IPNU KAB SEMARANG 2016-2018


IPNUIPPNUKABSEMARANG.OR.ID ~ Dalam rangka memperingati hari lahir IPNU yang ke 63 dan IPPNU yang ke 62, PC IPNU IPPNU KABUPATEN SEMARANG menggelar serangkaian acara pada hari Sabtu - Minggu tanggal 25 - 26 Februari 2017 di MTs Amal Soleh Kec. Getasan, Kab. Semarang yang dihadiri sekitar 80 pengurus pimpinan cabang dan anggota - anggota IPNU IPPNU se Kab. Semarang. 

Adapun serangkaian acara dimulai ba'da maghrib, mulai dari sholat maghrib berjamaah dilanjutkan dengan acara ubudiyah yaitu melestarikan tradisi ahlusunnah wal jamaah yaitu tahlilan, setelah itu dilanjutkan sholat isya’ berjamaah dan selanjutnya mulai acara pembukaan.

Ketua PC IPNU Kab. Semarang Rekan Muchamad Fahmi Latif mengajak kepada semua pengurus dan anggota untuk selalu menjaga tradisi ke NUan dimana saja dan kapan saja, karrna diakui itu adalah salah satu bagian dari menjaga kedaulatan dan stabilitas Negara Kesatuan Republik Indonesai dan membuktikan kalo organisasi IPNU IPPNU adalah bagian dari yang menjaga dan melestarikan tradisi NU. Itu adalah sebabnya IPNU dan IPPNU sampai hari ini masih hidup dan justru semakin berkembang, beliau menekankan kepada para pengurus untuk lebih mensolidkan diri dan lebih banyak lagi meluangkan waktu untuk organisasi sebagai refleksi atas perjalanan organisasi kalo tidak solid dan masif akan semakin pupus dan lama kelamaan akan hilang sendirinya di telan zaman. Beliau juga menghimbau untuk seluruh kader supaya selalu meraungkan kemenangan dan mampu menjadi garda terdepan dalam mengawal santri dan pelajar nusantara dalam mengemban amanah dan mengabdikan diri untuk agama, nusa, dan bangsa.

Selanjutnya adalah sambutan dari Kyai Syarif yang mewakili PCNU Kab. Semarang serta membuka acara pada malam hari itu. Beliau sangat apresiatif terhadap kegiatan IPNU IPPNU karena dinilai sangat baik dan bermanfaat bagi kemaslahatan umat, karena IPNU IPPNU adalah generasi penerus yang selanjutnya akan meneruskan perjuangan kakak - kakak senior yang sekarang ada di Ansor dan Fatayat bahkan bisa meneruskan para ulama yang berada dikepengurusan NU sendiri. Beliau berpesan agar seluruh kader baik pengurus ataupun anggota untuk "Ngilo" dalam Bahasa Indonesia artinya mengaca, refleksi beliau artikan untuk mengaca apa yang telah terjadi, yang buruk jangan sampai terulang lagi dan yang baik harus dijaga dan lebih dikembangkan lagi supaya IPNU dan IPPNU tetap hidup selama lamanya. Beliau menekankan agar semua pengurus harus terlibat aktif dalam seluruh kegiatan yang sudah direncanakan agar IPNU IPPNU bisa tetap hidup dan terasa budaya gotong royong dan kekeluargaanya.

Acara pada malam hari itu sangat  istimewa karena memunculkan program baru yang mulai diagendakan pada Bulan Maret kedepan. Seluruh pengurus menyepakati untuk menghidupkan selapanan yang diberi nama SELARUT (selapan rutin) PC IPNU IPPNU Kab. Semarang yang akan mulai dilaksanakan tanggal 12 Maret 2017 di Kec. Banyubiru. Lapanan itu ditetapkan setiap hari Ahad Legi.

Pembahasan lainya adalah mengenai pentingnya kaderisasi yang juga diagendakan kedepan untuk mengadakan LATFAS, PESANTREN RAMADHAN dan LAKMUD.

Acara malam itu berakhir pukul 01.00 dini hari. Pagi harinya dilanjutkan dengan senam islam nusantara dan outbond serta terakhir adalah penutupan kegiatan, bukan hanya itu saja karena sebelum pulang para pengurus juga menjenguk anggota IPPNU yang juga sedang sakit dirumah dan setelah itu pulang kerumah masing - masing.



TIM REDAKSI
Lembaga Pers Dan Penerbitan PC. IPNU Kab. Semarang 
Jurnalis : Danang .P .W 


IPNUIPPNUKABSEMARANG.OR.ID ~ Sikap Hubbul Wathon yang Harus Ditunjukkan Segenap Rakyat Membantu Pemerintah Menghadapi Kasus Freeport di Pengadilan Arbitrase Internasional
Akhir-akhir ini mencuat kasus pertambangan emas terbesar di dunia yang dimiliki PT Freeport Indonesia di Provinsi Papua, Indonesia. Kasus ini memanas hingga Richard C. Adkerson, presiden McCoran Freeport Inc., induk PT Freeport Indonesia akan membawa kasus ini hingga ke pengadilan arbitrase internasional. Permasalahan muncul karena PT Freport Indonesia yang awalnya bertatus kontrak karya tidak mau menuruti peraturan menteri ESDM untuk merubah statusnya menjadi Ijin Usaha Pertambangan Khusus (IUPK) guna memperleh ijin eksport hasil tambang dari lokasi pertambangan di Timika ke Amerika Serikat. Presiden McCoran Freeport Inc. mengatakan bahwa IUPK memberi dampak yang tidak menguntungkan bagi perusahaannya.
Sebagaimana diketaahui, PT Freport Indoneia telah berdiri sejak awal orde baru di bawah kepemimpinan Suharto. Perusahaan tersebut memiliki prosentase yang besar terhadap keuntungan pertambangan di Timika, Papua. Tentu tidak akan mudah bagi PT Freeport untuk melepaskan sahamnya kepada pemerintah ataupun perusahaan yang berpusat di Indonesia. Sebagaimana dalam peraturan IUPK, pemegang dalam hal ini PT Freport harus melepaskan hingga 51 % saham perusahaan. Tentu tidak akan mudah bagi PT Freeport melepaskan saham pertambaangan yang selama 50 tahun atau setengah abad ini sudah memberikan keuntungan yang tak ternilai jumlahnya dari bumi papua.
Menyikapi hal itulah, PT Freeport McCoran melalui presiden perusahaan Richard C. Adkerson berupaya mengajukan permasalahan yang dihadapi ke pengadilan arbitrase internasional. Dalam kasus ini, PT Freeport McCoran melaporkan pemerintah Republik Indonesia atas klaim pertambangannya di Timika, Papua sehingga Pemerinta Indonesia dalam hal ini akan berhadapan dengan PT Freeport McCoran di pengadilan arbitrase internasional.
Sebagai sebuah negara yang besar dengan jumlah penduduk yang besar pula, tentunya haraapan pemerintaah adalah ingin memanfaatkan setiap sumber daya alam berupa tanah, air dan kekayaan alam lainnya yang ada di Indonesia untuk kemslahatan warganya sebagaiman amanat UUD 1945 pasal 33 ayat 3. Termasuk dalam hal ini adalah sumber daya mineral yang selama ini ‘dibiarkan’ luput dari memberi manfaat kepada warganya di PT Freeport Indonesia, Papua. Pemerintah dalam masalah ini tidak boleh dibiarkan berjalan sendiri menghadapi keangkuhan penjajah asing yang ingin terus menerus mengeruk kekayaan Indonesia melainkan harus dibantu dengan sikap dan dukungan dari rakyatnya. Hal ini harus dipahami bahwa kemenangan pemerintah Indonesia akan membawa dampak kemakmuran bagi rakyat Indonesia utamanya Papua yang selama ini selalu tertinggal dalam berbgai hal.
Menyikapi hal tersebut, ternyata beberapa wakktu yang lalu ketua organisasi masyarakat terbesar di Indonesia, Partai Besar Nahddlotul Ulama’ (PBNU) yakni KH. Aid Aqil Siroj telah menyampaikan sikapnya mewaakili sseluruh masyarakat NU di Indonseia. Sikap yang berisi dukungan moral Nahddlotul Ulama’ (NU) tersebut disampaikan oleh Said Aqil ketika bertemu dengan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan di kantor Kementerian ESDM Jakarta lima hari yang lalu tepatnya pada 20 Februari 2017. Sikap PBNU tersebut tentunya mewakili aspirasi seluruh mssyarakat NU atas permasalahan yang saat ini dihadapi oleh pemerintah.
Sikap yang disampaikan oleh Said Aqil dan utamanya kalangan nahdlliyin adalah upaya memberikan dukungan dalam rangka melakukan pembelaaan atas apa yang saat ini terjadi di tanah air Indonesia. Sikap ini merupakkan sikap yang diajarkan oleh guru piritual terbesar bagi kalangan Nahddlotul Ulama’, KH. Hasyim Asy’ari bahwa dalam memperjuangkan segenap tumpah darah adalah bagian dari iman atau dalam Bahasa arab dikenal dengan istilah Hubbul Wathon Minal Iman. Hal ini pernah dijalankkan oleh kalangan Nahddlotul Ulama’ dalam rangka mempertahanan kemerdekaan di awal masa revolusi. Yakni ketika terjadi pertempuran 10 November di Surabaya dimana waktu itu myarakat NU, khususnya kalangan santri rela berperaang demi memperthnn keutuhan NKRI sebagai bagian dari jihad Islam.
Kini ketika kemerdekan sudah tercapai, berjuang di medan perang bukan lagi menjadi sebuah bentuk yang relevan untuk menunjukan hubbul wathon atu cintaa tanah air. Upaya menunjukan hubbul wathon atau cinta tanah air saat ini dibuktikan dengan upaya riil membela harkat dan martabaat bangsa dari berbagai upaya asing yang ingin merendahkan kedaulatan bangsa dan negara.
Dengan adanya upaya PT. Freeport yang tidak ingin patuh pada peraturan pemerintah bahkan mengajukan keberatannya hingga ke pengadilan arbitrase internasional, inilah saatnya masyarakat NU khususnya serta utamanya seluruh rakyat Indonesia untuk bersatu menunjukkan rasa cintanya terhadap tanah air dengn cara bersikap melawan keangkuhan PT. Freeport. Serta utamanya bagi masyarakat mulim sebagai mayoritas pemeluk agama di tanah air ini, membentuk barikade hubbul wathon untuk menolak PT. Freport akan jauh lebih mulia dalam rangka jihad fi sabilillah daripada membentuk barikade yang mempermasalahkan kasus hukum segelintir oknum yang tidak di sukai.
Dengan adanya sikap yang sama dalam rangka mendukung pemerintah untuk mengtasi kasus ini, paling tidak akan ada dorongn semaangat bagi pemerintah untuk memenangkan kasus Freeport di pengadilan arbitrase internasional. Tentunya tidak lupa dengan doa dan upaya riil berupa sikap dukungan terhadap pemerintah, kemenangan untuk pemerintah yang berarti kemenangan untuk rakyat Indonesia adalah sebuah harapan besar yang ditunggu-tunggu kedatangnnya.


TIM REDAKSI

Lembaga Pers & Penerbitan IPNU Kab. Semarang
Jurnalis : Nur Kholis

KONTAK KAMI (VIA E-MAIL)

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget